TPM-FIFTY SIX

1815 Kata

Theodore yang baru saja menyelesaikan meetingnya pun langsung menyendarkan tubuhnya di kursi dengan tenang seraya menghembuskan napas lega sebab kini proyeknya akan segera dikerjakan dan tinggal menunggu waktu untuk diselesaikan, tapi tiba-tiba dadanya nyeri tanpa sebab, pria itu menyentuh dadanya sendiri dan menghembuskan napas ia langsung teringat dengan keadaan sang istri yang tiba-tiba saja entah mengapa ingin sekali ia hubungi, Theodore ingin mendengar suara Alaizya meski hanya sebentar rasanya ia tak tenang. Dengan cepat Theodore kembali menegakkan tubuhnya dan mencari ponselnya. "Thomas?!" Thomas yang akan keluar sontak membalikkan tubuhnya dan menatap sang tuan yang baru saja memanggil namanya. "Ya Tuan? Ada apa?" tanyanya lembut. "Dimana ponselku?!" tanya Theodore sedikit panik.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN