TPM-FORTY ONE

1789 Kata

"A-apa maksudmu?!" "Aku tak bermaksud apapun Gretta, oh ayolah aku hanya bercanda." Alaizya tersenyum tipis gadis itu meraih dagu Gretta karena memang Gretta lebih pendek darinya. "Kau tak lebih menjijikkan dari p*****r Gretta, dan aku menyesal pernah mempercayai mu sepenuh hati. Ternyata benar kata Grandpa dan Daddy ku, musuh terbesar bisa jadi yang paling dekat. Dan kau buktikan itu di depan mataku. Kau sukses membut sisi iblisku kembali muncul dan meminta korban setelah sekian lama Gretta," bisik Alaizya menakutkan di telinga kanan Gretta. Gretta? Wanita itu sudah tak dapat mengatakan apapun selain menatap mata Alaizya yang memerah nyalang menatapnya. Ia tak menyangka dan tak mengerti mengapa Alaizya bisa hidup kembali karena ia sendirilah yang menyuntikkan virus itu pada Alaizya. "Ja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN