Kepala Alaizya tertoleh ke samping dan dengan gerakan pelan ia menatap Hans lalu menyeka darah yang keluar dari sudut bibirnya yang terasa perih. "Ala, aku-maafkan aku Ala," ucap Hans seraya meraih tangan Alaizya tapi di tepis kencang oleh gadis itu. Alaizya menatap nyalang pada Hans dan semakin menjauhi tubuh Hans. "Jangan dekati aku lagi, aku butuh waktu," ucapnya kembali tak menatap Hans. Hans berdecak kesal ia bahkan memukul kaca mobil hingga terdengar bunyi retakan. Alaizya sama sekali tak peduli, toh jika rusak juga ini bukan mobilnya. "Kenapa kau tak pernah menerimaku Ala?!" "Perlu dijawab?" tanya Alaizya balik yang kembali berhasil menyulut kemarahan dari Hans. Tak lama mereka akhirnya sampai di sebuah mansion milik Hans, Alaizya memasuki mansion itu terlebih dahulu dan meningg

