Andai Punya Keluarga

1632 Kata

Aku tidur sampai dzuhur di rumah orang yang tidak kukenal, kamar yang di atasnya dihiasi pernak-pernik bintang. Foto di nakas menampilkan keluarga dengan seragam baju batik. Sepasang orang tua, dua anak laki-laki dan satu anak perempuan. Sempurna sekali keluarga ini. Tidak semua orang diizinkan bahagia seperti mereka, salah satunya adalah aku. Sekalipun sudah berusaha sekuat tenaga memiliki keluarga dan bahagia, nyatanya dari awal aku tidak memiliki apapun dan sampai sekarang tetap tidak memilikinya. Aku keluar dari kamar, belum berkenalan dengan pemilik rumah. Semoga mereka mau mengabulkan keinginanku untuk tinggal selama 3 hari. Itu waktu yang cukup sampai Mas Malik mencariku lewat Diandra. "Kamu sudah bangun, Nak. Istirahat saja, nanti kalau sudah mau buka puasa Bunda panggil." B

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN