Aku memang ingin terlepas dari keluarga yang seperti neraka ini, hidup di luar dengan bebas bersama kedua anakku. Pertengkaran Mbak Ratih dengan Mas Malik terdengar jelas, supaya aku diceraikan, tidak berstatus istri Mas Malik lagi meskipun sirih. Padahal selama ini aku hanya diperlakukan seperti pembantu bukan istri, hanya status pun Mbak Ratih cemburu. Berteriak keras dan marah-marah. Jika aku bercerai, apakah aku masih bisa bertemu dengan bayiku? Apa aku akan diusir? Bolehkah aku bebas dari sini? "Tenang dulu, Ratih. Aku nggak bisa seenaknya ceraikan Hana. Gimana kalau dia kabur lagi?" Aku mengintip, melihat Mas Malik menenangkan Mbak Ratih dengan memegang bahunya. Lembut dan penuh kasih sayang. Berbeda sekali jika aku yang bersikap seperti Mbak Ratih. Pasti Mas Malik akan mencen

