Seorang prajurit berlari tergopoh-gopoh demi menghadap sang Prabu Brawijaya yang baru saja akan meninggalkan balairung. “Mohon ampun, Yang Mulia Baginda Raja.” Prajurit tersebut langsung duduk bersimpuh. “Ada apa?” tanya Brawijaya heran. “Lapor Baginda, ada orang asing yang meminta bertemu,” jawab prajurit itu ketakutan. “Apa maksudmu orang asing? Bagaimana bisa?” tanyanya heran. “Sepertinya ada celah yang terbuka ketika Pangeran Arjuna kembali dari luar. Sehingga orang tersebut dapat sampai ke negeri kita ini, dan saat ini ia sudah menunggu di pintu gerbang istana, meminta bertemu.” “Bagaimana mungkin? Siapa dia, bisa-bisanya. Dia pasti bukan orang sembarangan.” “Lapor Baginda, sepertinya ia menyusup saat pangeran dan putri mahkota memasuki kota.” “Siapa namanya?” “Sabdo Palon.”

