."selamat pagi"Steve menekan tuas pintu setelah melongokkan kepalanya,menyapa Anya yang hanya duduk menatap jendela Steve bergerak mendekat seraya membawa keranjang buah lalu diletakkan diatas nakas. "bagaimana pagi mu,apakah menyenangkan?"tanya Steve mendekati Anya. tatapan gadis itu beralih kepada lawan bicaranya "dimana teman teman dan suamiku ,Steve?" Steve terbahak"kamu nanya sama aku dimana mereka?kamu pikir aku orang tua mereka?"rupanya jawaban itu membuat Anya kesal. sejak kemarin ,setelah bangun dari tidurnya.Dia selalu memikirkan ketiga orang yang amat disayanginya. kemana mereka?sesibuk apapun itu, tak pernah mereka mengabaikan Anya ,apalagi dengan kondisinya yang sedang sakit dan berduka sekaligus seperti ini. jujur,Anya kesepian tanpa mereka,gadis itu menghela nafas kua

