Cahaya matahari menembus atmosfer bumi, membuat cuaca menjadi benderang. Namun karena hari sudah sore, angin sepoi berhembus lembut membuat orang nyaman berlama-lama berada di jalan. Namun hal yang seperti itu gagal dirasakan oleh Januari yang seperti sedang menunggu hukuman mati. Di belakang tubuh Anyelir yang mungil itu, langkah kaki besarnya tidak berdaya. Dirinya hanya berjalan dengan langkah kecil-kecil, pandangan yang gugup menunggu sampai mana Anyelir akan berhenti dan mulai menanyainya perihal Mega. Namun kian jauh mereka berjalan, tidak ada tanda yang terlihat bahwa gadis itu akan berhenti. Bahkan ketika akhirnya langkah kecil itu berhenti, gadisnya tetap tidak mengatakan apapun dan hanya duduk sambil menatap ke arah jalanan. Mereka kini duduk di depan sebuah mini market yang a

