"Aw!!" Anyelir bergerak mundur, matanya membulat saat melihat seseorang jatuh tersungkur di depannya setelah tidak sengaja menabrak tubuhnya. Ia mengulurkan tangan, membantu gadis itu untuk berdiri. "Kamu engga apa-apa? Maaf ya," ucapnya merasa bersalah. Gadis itu bangun dengan mengibaskan roknya yang terkena debu. "Engga apa-apa, Kak. Aku yang salah karena nabrak kakak tadi," ujar gadis itu. Itu memang benar, namun Anyelir tidak menduga jika hanya karena menabrak tubuhnya sampai bisa membuat gadis di depannya ini sampai jatuh. "Iya tapi kamu jadi jatuh gitu. Saya minta maaf ya," ucap Anyelir sekali lagi. Gadis yang memakai kaca mata dengan frame tipis itu tersenyum sambil mengangguk. "Iya deh, saya juga minta maaf ya, Kak," katanya. Anyelir balas tersenyum, ia pikir urusannya de

