"Aku tadi melihat Garcia berdiri disini, apa dia mengatakan sesuatu hal yang aneh lagi?" Jane memicing, menunggu Anyelir yang melamun untuk menjawab pertanyaannya. Anyelir tersenyum, bahunya terangkat sekilas. "Tidak juga. Seperti biasa dia hanya membahas masalah Jim," balas Anyelir. Jane akhirnya mengangguk. Dia membuka wadah bento yang tadi ia bawa dan menggigit satu chiken katsu yang nampak masih hangat. "Ayam memang terbaik. Bagaimana mungkin kamu hanya akan makan salad yang membosankan itu?" Anyelir tertawa, "Tidak selalu, hanya hari ini karena aku ingin," ralatnya. Jane hanya mengedikan bahu sambil terus menyantap makan siangnya. Tak lama dari itu, Clara datang dengan sebuah nampan di tangannya. "Aku bahkan sudah tidak bernafsu saat melihat warna hijau dan putih seperti ini,"

