Hari sudah di selimuti gelapnya malam. Makan malam pun sudah siap, sedangkan Meyra masih saja enggan untuk keluar kamar. Ia hanya duduk di sudut tempat tidur dengan Al yang terus membujuknya untuk makan. "Mey, sayang dengerin aku dong..." Meyra menatap Al dengan mata yang masih sembab. "Aku udah bilang, aku gak mau ketemu kamu." ucapnya. Al meraih lengan Meyra dan digenggamnya dengan erat. "Aku minta maaf, aku gak akan kayak gitu lagi..." Meyra memandang ke arah lain. "Yakin? Penanggung jawab gak akan bisa lepas sama apa yang dipertanggung jawabkan." Ucapnya. Al mengangguk paham. "Yaang, it's just Jaxon, bukan Kesha." "Ya kenapa gak bilang dulu? Seneng banget jadi pahlawannya dia, dapet hadiah apa? Jadi istri simpanan kamu?" Al menutup matanya sejenak dan, "hiksss..." Al menangi

