“Kau bilang jangan terlalu berharap lebih padamu ... tapi barang yang kau punya malah melebihi harapanku. Bagaimana kau mempunyai tanaman obat sebanyak ini?” tanya Xin Liu begitu demikian kepada Su wan. “Yah pada dasarnya aku memang tidak ingin mengecewakan pelanggan, pelanggan kecewa sama dengan aku rugi. Kau mengerti? Bisnis tetaplah bisnis jika ada kerusakan kepercayaan, semua akan usai pada saat itu juga.” Su wan lalu membuka terpal kain coklat, “Barang yang kau perlukan ada di sini. Pilih saja yang kau perlukan nanti akan aku bungkus sesuai dengan keperluanmu tentunya.” Balasnya bernada serius. Xin Liu pada akhirnya mencari tanaman herbal keperluannya, tanaman mentah yang belum di keringkan. Mereka mengambil beberapa buah tanaman dan di bantu dua pelayan yang selalu di samping

