Yongsun memiliki seorang teman yang sedang menempuh pendidikan alkimia untuk membuat pil di xingan . Mereka bertemu secara tidak sengaja saat yongsun membeli pil pil di xing an untuk kultivasi keluarganya dan clannya . Ia pun menjadi akrab dengan temanya ini bernama Andri. Andri mengalami kehidupan yang keras ayahnya terlibat hutang dan depresi lalu bunuh diri .Tinggal lah Andri seorang diri sebatang kara .Untung saja Andri pintar dan rajin bekerja membuat pil dan magang di tempat pembuatan pil sehingga dia mendapatkan uang untuk biaya hidupnya .Karena ia jenius ia dapat membuat pil pil cultivator yang bagus dan menjualnya dengan harga tinggi sehingga ia dapat hidup walau pun tinggal di gudang kumuh yang ia sewa .Sekaligus menjadi laboratorium untuk membuat pil pil yang ia jual untuk bertahan hidup.Namun keadaan membuatnya mengalami kesulitan hidup untuk membayar sewa gudangnya dia sudah tidak punya uang hanya cukup untuk makan. Belum lagi biaya pendidikannya di alkemis school. Yongsun mendengar berita ini karena ia sering mengunjungi temannya ini untuk minum kopi bersama dan ia melihat laboratorium temanya tempat membuat pil. Lalu yongsun menawarkan kepada temannya Andri bantuan dari nya yang awalnya di tolak . Namun kemudian Andri setuju dan Andri bersedia bekerja untuk yongsun .Yongsun pun membelikan rumah di dekat rumah mewahnya di xingan dan membelikan Andri laboratorium sendiri tempat membuat pil yang bagus sehingga Andri bisa bekerja membuat pil untuk keperluan clan dan menjualnya.