"Kenapa kau tadi menangis hm?" tanya Anna kepada Alex yang baru saja berhenti menangis setelah hampir dua jam bersembunyi di balik pundaknya. Mendengar pertanyaan itu, Alex hanya bisa diam memandang lurus ke depan. Hatinya masih merasa gelisah setelah tidak menemukan Anna di mana piun. Pikirannya menjadi tidak tenang jika mengingat tujuan utamanya menikah wanita itu. "Aku tidak bisa melakukan ini pada Anna! Aku takut kehilangan Anna, tapi aku juga tidak ingin membuat Matthew marah dan akhirnya meninggalkanku. Aku mencintainya. Oh kenapa semua jadi rumit begini?" batin Alex berpikir keras. "Alex?" panggil Anna yang tak kunjung mendapat jawaban dari pertanyaannya. Tapi lagi-lagi Alex hanya diam dan larut dalam pikirannya. "A-..." "Anna, aku dan Matthew sudah berpisah." Deg! Sontak per

