Part 52

1994 Kata

Perginya dari rumah tidak mungkin berjalan sangat lancar. Ratusan telepon sudah dia dapat baik dari Revan, Alvin, Sarah, dan juga ayahnya. Juga ribuan pesan singkat yang berisi pertanyaan-pertanyaan terkait keberadaan dia sekarang dan ada juga ancaman dari Alvin jika Reval tidak membalas pesannya. Tentu saja dia mengabaikan semua pesan itu karena dia pikir ini adalah yang terbaik, untuk fisik dan juga psikisnya. Mungkin hal terjadi seolah seperti healing, penyembuhan. Padahal, tidak sepenuhnya dia sembuh setelah pergi dari rumah. “Setidaknya angkat telepon dari Revan,” kata Reihan yang tiba-tiba menegurnya. Momen melamun yang tadi terjadi hilang sudah karena makhluk itu. Membuat Reval menggeram karena kesal. Siapa yang tidak kesal jika dikejutkan? Semua orang pasti kesal. Omongan Rei

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN