Happy reading Shuwan merawat luka di lengan pemuda itu. Lukanya tidak terlalu parah, hanya tergores sedikit saja. "Kenapa kamu membawa mayat monster itu?" Tanyanya sambil menunjuk ke arah kepala monster yang berada disudut gua. Long Yinse menunduk dan air matanya menetes jatuh ke pipi pucat-nya. "Hiks...hiks...aku panik dan saat itu monster datang dan berusaha memakannya. Sebelum dia berhasil, seorang pria berjubah hitam datang dan menolongku. Dia membunuh makhluk itu dan menyuruh membawa kepalanya agar monster lain tidak menyerang ku lagi." Long Yinse sangat kagum dengan dirinya sendiri, sangat ahli dalam merangkai kata-kata. Matanya melirik ke arah wanita itu untuk melihat ekspresinya dan sesuai tebakannya ekspresi Shuwan terlihat tertekan. "Ini salahku. Aku tidak mencari kamu saat

