Setelah Kenaan menghantarkan Nabila, Kenaan tidak langsung pulang ke rumah. Ia menerima tawaran Nabila untuk bertamu sebentar karena hujan deras. Dengan senang hati Kenaan menerima tawaran Nabila. Cuaca tadi sore memang cerah, entah kenapa malam ini tiba-tiba hujan. Sangat deras, petir menggelegar. Untung saja hujan turun sudah dekat dengan rumah Nabila, sekitar 1 KM lagi. Kenaan mengedarkan pandangannya ke segala arah. Rumah ini terasa sangat sepi, kata Nabila keluarga tiri dia sedang pergi tapi— sampai saat ini mereka belum datang. Ia ingin melihat bagaimana sikap dan perilaku keluarga tiri Nabila. Beberapa saat menunggu, Nabila datang membawakan dua cangkir teh hangat. Kenaan bangkit dari duduknya. "Nabila, rumah ini sepi. Sebaiknya kita di luar saja," ujar Kenaan melirik pintu utam

