Junior menjerit histeris ketika melihat tubuh ibunya tergeletak begitu saja di lantai. Matanya membelalak, napasnya tersengal-sengal. "Mama … Mama kenapa, Ma?" Levin yang tak kalah panik, ikut berteriak, "Sayang … bangun, Sayang. Jessica, bangun! Apa yang terjadi dengan kamu?" Ia berusaha membujuk dirinya untuk percaya bahwa ini hanyalah candaan dari Jessica. Tetapi tubuh istrinya yang tak kunjung bergerak menghapuskan harapannya. Junior, dengan suara bergetar penuh ketakutan, memeluk tubuh ibunya. "Mama, bangun, Ma! Jangan tinggalin Juniol!" Tangisnya pecah, mengguncang seluruh ruang. Levin berlutut di sebelah Jessica, menggenggam tangan sang istri yang terasa dingin. "Sayang, aku mohon, bangun. Kamu pasti nge-prank aku dan Junior, 'kan? Ini nggak lucu sama sekali!" Dadanya terasa bera

