Hari-hari berikutnya tidak datang dengan kejutan besar. Tidak ada peristiwa dramatis. Tidak ada ancaman baru. Namun justru di situlah letak perubahan yang paling terasa. Segalanya… menjadi biasa. Dan bagi mereka, “biasa” adalah sesuatu yang dulu terasa sangat jauh. --- Pagi demi pagi berlalu dengan pola yang mulai sama. Aidan bangun. Tidak lagi dengan mata yang mencari-cari. Tidak lagi dengan napas yang berat. Ia bangun… seperti anak kecil pada umumnya. Kadang menguap panjang. Kadang malas turun dari tempat tidur. Kadang bahkan harus dipanggil berkali-kali oleh Zenia. Dan Zenia… tidak pernah merasa lebih bahagia dari itu. --- "Bangun, Aidan." "Iya… sebentar…" "Sudah lima menit." "Aku lagi bangun…" Namun tubuhnya masih menggulung di selimut. --- Matteo yang berdiri di
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


