Bab 217

2587 Kata

Mereka akhirnya keluar dari restoran setelah makan malam yang hangat itu selesai. Udara malam Tokyo terasa sedikit lebih dingin dibandingkan siang tadi, tetapi suasana kota tetap hidup. Lampu-lampu neon menyala di sepanjang jalan, orang-orang berjalan cepat di trotoar, dan aroma makanan dari berbagai restoran masih memenuhi udara. Aidan berjalan di depan dengan langkah ringan, sesekali menoleh ke arah toko-toko yang masih buka. Perutnya sudah kenyang, dan wajahnya kembali ceria setelah beberapa hari sebelumnya sempat sakit. Di belakangnya, Matteo mendorong stroller tempat Althea duduk. Bayi kecil itu sudah setengah mengantuk. Matanya terbuka sedikit sambil memegang boneka kecil yang selalu dibawanya. Lampu kota yang berwarna-warni tampaknya menarik perhatiannya. Zenia berjalan di sisi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN