Zenia membuka matanya perlahan, cahaya pagi menyelinap melalui tirai kecil di kabin yacht, menyorot wajah Matteo yang masih tertidur dengan damai. Senyumnya mengembang, hatinya terasa hangat melihat suaminya tampak tenang dan aman. Ia menarik napas panjang, menikmati aroma laut yang masuk melalui jendela kabin, dan perlahan bangkit dari tempat tidur. Dengan gerakan lembut, Zenia mengambil pakaiannya yang sudah ditata rapi di sisi kabin, mengenakan baju renang satu potong yang menempel di tubuhnya, warna merah yang memantulkan sinar pagi, dan memeriksa rambutnya sebentar sebelum menatap Matteo lagi. Ia mencondongkan tubuh ke arah suaminyag, menempelkan pipi ke pipi Matteo dan menciumnya perlahan. Matteo bergerak sedikit, membuka matanya dan tersenyum melihat Zenia di depannya. Ia mengusap

