Bab 124

3696 Kata

Zenia duduk di ruang tunggu perusahaan Matteo, menunggu Matteo menyelesaikan beberapa urusan penting. Hatinya masih sedikit berdebar setelah kejadian tadi, tetapi ia mencoba menenangkan diri. Lucky duduk di dekatnya, ekornya mengibas pelan, seolah merasakan ketegangan yang menyelimuti tuannya. Di sisi lain ruangan, Milea berdiri, menatap Matteo dengan mata yang menyimpan banyak cerita. Ia mengenakan setelan rapi, rambutnya tergerai rapi, dan senyum yang dibawanya tampak manis, tetapi ada sesuatu yang dingin dan menantang tersembunyi di balik senyum itu. Milea adalah rekan bisnis lama Matteo, lebih dari sekadar rekan, mereka pernah menjadi kekasih. Hubungan itu berakhir bertahun-tahun lalu, tetapi Milea tidak pernah benar-benar bisa melepaskan Matteo. Saat Matteo keluar dari ruang rapat,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN