Bab 18

1152 Kata

"Kenapa masang muka jutek gitu?" tanya Luna. Bukannya menjawab, Arka malah membuang muka. "Apa ada yang salah dengan jawabanku?" tanya Luna lagi karena tak kunjung dapat jawaban dari suaminya. "Nggak apa-apa. Ya sudah, kamu istirahat," ucap Arka. Luna merasa aneh, tapi sedetik kemudian ia baru sadar, puasa itu yang dimaksud suaminya. Sambil tersenyum, "kamu puasa sembilan bulan." Mata Arka mendelik mendengar jawaban istrinya. Sejurus kemudian ia mulai memeluk istrinya, tapi dengan cepat Luna mendorong tubuh Arka. "Kenapa?" "Aku nggak suka bau badanmu," ucap Luna. Arka terkekeh mendengar jawaban istrinya. Ia sadar, sedari tadi memang belum mandi. "Aku mandi dulu, ya?" Luna mengangguk. Setelah suaminya hilang dari pandangan, lalu ia mengambil ponselnya dan berniat mengirim pesan pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN