BAB 20

761 Kata

Hari ini gue dan Laynata menjenguk Yesi yang baru saja melahirkan. Ia awalnya tidak mau, tapi gue memaksa. Gue ingin melihat anak Yesi, rasanya ada kesenangan tersendiri saat melihat seorang bayi. Saat di ruang perawatan, bayi Yesi baru saja diantar, momen yang begitu pas. Gue pun langsung menghampiri bayi perempuan yang terlihat sehat dan cukup gemuk dengan berat 3,8 kilogram itu. Tangan gue udah tidak tahan ingin mencubit. Tapi gue sadar ada ibunya, jadi gue tidak bisa sembarangan. Melihat anak Yesi yang lahir dengan sehat, membuat gue merasa bersyukur karena saat itu mengambil keputusan untuk membantunya. Kalau anak ini tidak dapet supply bagus, belum tentu ia akan lahir sehat seperti ini. Setidaknya gue dan Laynata sudah mengambil bagian untuk membuat anak ini jadi sehat, dan gue ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN