Pada hari senin siang, karyawan yang bekerja di gedung perusahaan Leona tampak berhamburan keluar atau masuk gedung di jam istirahat tersebut. Aura membawa kotak-kotak brownis dalam dua kantung besar yang dipegang di sisi kanan dan kirinya, dia berjalan di depan lobby, entah mengapa dia merasa tak ingin masuk ke dalam? Ada trauma kecil, teringat tentangnya yang pasti diminta memakai lift service, atau kata-kata menusuk Leona, meskipun wanita itu sudah meminta maaf padanya. Namun, ketika panggilan teleponnya tak juga diangkat Leona, membuat Aura tampak gusar. Beberapa karyawan yang melaluinya tampak memperhatikannya, atau mungkin memang hanya firasat Aura saja yang salah. Merasa orang-orang itu memperhatikan penampilannya. Hingga beberapa orang karyawan melihatnya dari jauh dan menghampi

