Sungguh Terlalu!

1071 Kata

Sebenarnya apa yang terjadi dengan mama? Kenapa nada bicaranya terlihat begitu khawatir ya? Pertanyaan itu kini sesuka hati menghiasi benak Amanda. Berusaha mendistraksi fokus Amanda yang sekarang tengah menjalankan keadaan bermotor. “Ah, daripada aku bertanya dalam hati tapi tak kunjung terjawab, baiknya aku harus cepat sampai di rumah,” gumam Manda seraya menambah kecepatan sedan hatchbacknya. Selama dalam perjalanan pulang ke rumah, tidak jarang Manda bernamuver dengan kendaraannya. Hingga tak jarang menuntun para pengguna jalan lain, termasuk Yogi, dibuat geleng-geleng kepala karena ulah Amanda. “Ah, Manda. Kamu emang top banget kalau lagi buru-buru begini. I like your style, my lady!” monolog Yogi seraya tersenyum manis seraya menambah kecepatan mobilnya. Seiring kendaraan yang Am

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN