Siska sangat gelisah karena Kakeknya yang telah sadar dan pasti akan menyalahkannya, tapi ia memang benar-benar anak Papinya lalu kenapa selama ini Kakeknya juga ikut merahasiakan ini semua. Marah...tentu saja ia sangat marah dan murka karena tidak diakui oleh keluarga ini. Keluarga yang sebenarnya sangat ia inginkan dan selama ini, ia tinggal di Kediamaan Papinya sendiri bak seorang benalu, yang tidak dianggap. Sedangkan Papinya, Kakaknya dan Kakeknya mencurahkan semua kasih sayangnya kepada Senna, yang dianggap sebagai satu-satunya putri seorang Hamdan Atmaja. Barata melihat Maminya ternyata telah lebih dulu pulang untuk beristirahat dan Barata, juga telah memerintahkan orang-orangnya untuk mengikuti Maminya, bahkan ia mengganti mobil Maminya dengan mobil miliknya. Entah mengapa ia mer

