“Apa yang kamu lihat kemarin belum cukup untuk membuatmu sadar, Nona Jesslyn?” Langkah kaki Jesslyn terhenti langsung, tanpa menoleh pun dia tahu siapa yang berbicara padanya siang ini. Noah? Yang melihat hal itu hanya mengintip dari kejauhan dan tidak bisa mendengar apa yang mereka bicarakan. Dengan telat dan keberanian yang mendalam. Wanita itu membalik badannya dan tersenyum kecil. “Jadi anda sudah tau Nyonya Yoora?” “Ya … aku tahu segala hal, Jesslyn.” Katanya dengan elegant. Jesslyn tertawa kecil. “Segitunya ya Anda ingin saya hancur?” Dengan perkataan itu Yoora tidak suka. Dia melemparkan tatapan tajam dan menusuk untuk Jesslyn. Seolah tatapan itu sebuah peringatan kalau Jesslyn tidak akan memiliki celah untuk kembali pada Christian. Wanita itu hanya ingin yang terbaik untuk

