Hari Demi Hari

1236 Kata

Sava pov Gue mencoret satu persatu tanggal di kalender yang sudah terlewati. Hanya menyisakan tujuh hari sampai akhir bulan nanti. Sebelum gue ke Jepang dan meningalkan semuanya termasuk Putra. Walaupun cuma enam bulan. Ah!  Sehari aja gak ketemu Putra gue udah uring-uringan, gimana kalo berbulan-bulan. Membayangkannya aja udah bikin perut gue mules. "Cowok lo udah dibawah noh! Ngapain sih liatin kalender mulu? Berasa nunggu divonis mati aja." Sahut Aga yang entah sejak kapan sudah berdiri diambang pintu kamarnya. "Itu mulut gue seletingin juga lama-lama! Ntar gue pergi lo kangen lagi." Cibir gue langsung membuat Aga memasang tampang ingin muntah. "Yaudah cepetan. Lama lo dasar cewek!" Aga langsung ngeloyor pergi. Perasaan gue yang mau pergi kenapa dia yang rempong? Gue akhirnya m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN