49

996 Kata

Alisya menikmati malam di apartemen barunya sekarang. Dia belum selesai membereskan semua barangnya, dan lebih dulu membuat teh untuk seseorang yang bertamu ke tempat tinggalnya sekarang. Alisya sebenarnya sudah berkata tak ingin lagi bertemu dengannya, namun Alisya mengajak orang itu untuk masuk dan mampir. Hanya untuk mempertegas saja kalau sekarang mereka harus saling menjauh dan jangan lagi berkomunikasi. Kecuali jika ada sesuatu yang penting. Alisya membawa dua buah cangkir di atas nampan ke ruang tamu. Ruang tamunya hanya terisi sofa dan lemari hias saja. Sedangkan lemari hiasnya masih kosong, belum Alisya isi apa-apa. "Minumlah. Maaf aku hanya bisa menyediakan ini. Aku belum membeli makanan apapun," ucap Alisya. Dia berusaha bersikap senormal mungkin walau sudut hatinya merasakan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN