Kembali Datang

1281 Kata

"Akh! Sakit ...." Evan menghalau tangan Lusian seraya menyentuh ujung bibirnya yang pecah. Ia duduk di tepi ranjang. Membiarkan Lusian mengobati lukanya. "Tahan sedikit dong, Evan! Kenapa kau manja sekali sih jadi laki!" hardik Lusian yang duduk di sebelah putranya. "Ya Mama juga, sih! Ngolesnya kasar banget. Apa tidak bisa pelan sedikit!" protes Evan memekik. "Mau pelan kayak gimana lagi! Perasaan Mama udah ngelakuinnya selembut mungkin. Kau saja yang terlalu manja!" Lusian memaki kesal. "Ya udah gak usah diolesi apa-apa! Ntar juga baik sendiri," rajuk Evan. "Lukamu harus diobati, Evan! Kalau tidak nanti bisa infeksi." "Udahlah, Ma! Ini cuma luka ringan. Besok juga membaik kok." "Luka ringan gimana? Kau saja daritadi terus-menerus merintih. Kalau ini luka ringan, kau pasti cuek d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN