Aileen berdecak kesal mengingat kata-kata yang terlontar dari mulut Axel tadi. Ia masuk ke kamar Siska, lalu mengunci pintu kamar itu segera. "Dasar, laki-laki tidak tau malu!" desis Aileen geram. Ia melipat kedua tangannya ke d**a dengan ekspresi wajah yang mengerut kesal. "Bisa-bisanya di rumah ibu dia bicara seperti itu! Gak ada bahan gurauan yang lain lagi. apa!" Aileen menghela nafas panjang. Mengingat ucapan Axel tadi, membuat telinganya panas. Ia sebenarnya sadar kalau Axel sedang ingin menggodanya dan bukan bermaksud untuk menghina dirinya. Namun, karena gadis itu tidak pernah mendapatkan kalimat intim dari siapapun seperti yang Axel lontarkan tadi, maka ia pun merasa kaget dan langsung memberangsang. Tetapi ... lirikan matanya tadi .... Pikiran Aileen melayang di mana Axel

