Sepanjang perjalanan menuju penginapan, Reynald dan Grace tidak pernah berhenti tersenyum dan tertawa. Reynald terus menggenggam erat tangan Grace, mengalirkan sedikit kehangatan bagi gadis itu, karena udara malam yang terasa sangat dingin. Cara gadis itu berjalan juga masih tertatih, karena kakinya masih terasa nyeri dan sedikit sakit akibat terkilir saat dia terjatuh. Reynald sudah menawarkan pada Grace supaya gadis itu digendong saja olehnya, namun Grace menolak dengan keras. Alasannya, Grace tidak ingin semua orang yang berada di penginapan nanti melihat mereka dan mulai bergosip yang tidak-tidak. “Kenapa?” tanya Reynald ketika Grace menolak untuk digendong. “Sekarang ini, kan, status lo udah jadi pacar gue lagi. Wajar, dong, kalau gue menggendong pacar gue yang kakinya la

