Dia…. Vallen berpegangan pada sisi ranjangnya saat ia masuk ke dalam kamarnya. Ternyata musuhnya sangatlah dekat. Flashback… “Alle, kenalkan ini adalah temanku Gwen. Dia juga yang selalu menemaniku selama ini,” seru Isabell. “Oh ya hai aku Vallentino,” jawab Vallen melirik wanita di samping Isabell. “Emm Hai Vallen. Aku Gwen,” serunya. “Ayo Isabell, aku akan mengantarmu pulang,” ucap Vallen yang di angguki Isabell. “Gwen, kami duluan yah,” seru Isabell… --- “Ale, apa boleh Gwen pulang bersama kita. Dia tidak ada kendaraan untuk pulang,” seru Isabell. “Ajak saja.” ---- “Alle, Gwen boleh m

