BAB 52 [TINDAKAN]

1261 Kata

Ranjiel masih diam sambil melihat daftar menu, ia kemudian melirik semua orang yang menatap padanya. Pada saat melihat ke arah Vierra, Ranjiel menghela napas. Kekasihnya itu kelihatannya malu dengan apa yang sahabatnya tanyakan. Entah bagaimana ia harus menjawab, tetapi memang saat ini dirinya belum siap untuk membina rumah tangga. “Lo kenapa diem aja?” tanya Geisha. “Soal nikah kan perlu kesiapan masing-masing. Gue belum siap mukul tanggung jawab segede itu, gue ngerasa belom mampu kasi anak orang makan, menuhin apa yang anak orang mau. Hidup itu dinikmati, bukan dibuat ribet. Kalo belom siap, ya tunggu bener-bener udah siap. Di luar sana, banyak orang yang ancur masa depannya gegara nikah cuma dari omongan orang lain. Menghancurkan diri sendiri dan pasangan gegara bibir orang itu ga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN