Tangan kuat menahan tangan Alya, terasa sakit pergelangan tangannya. Mata tajam menatap Alya dengan nyalang. " berani kamu menyentuhnya, akan ku patahkan tanganmu." mata Hendrik seakan ingin menerkam mangsanya " Honey... kamu..." Alya berusaha sekuatnya melepaskan cengkraman Hendrik Alya mengingbaskan tangannya mengeluh kesakitan. " kamu belain w************n ini dari pada aku Honey." Alya menggunakan wajah melasnya pada Hendrik " ya... untuk apa kamu datang ke sini." " kenapa wanita ini ada di rumahmu." Audy memejamkan matanya saat Alya menunjuk nunjuk ke arah wajahnya dengan sebutan wanita murahan " kita akan rujuk,." Alya mengangah mendengar pernyataan dari Hen Ia tersenyum remeh, tidak percaya. " sampah yang kamu buang, mau kamu pungut lagi Hen." " Dia bukan sampah dia ibu

