Alex dan Ayu benar benar menikmati Bulan madu mereka, Mereka jalan jalan ke Pantai-Pantai indah, mengunjungi Pasar lokal dan Ayu mulai belajar masakan yang di sukai Alex
Kehamilan Ayu sudah menginjak 7 bulan.
Ayu tidak menyangka Alex yang dulu majikan yang kasar menjadi lembut dan menjadi suami yang bertanggungjawab.
"Tuan apa aku boleh menghubungi keluargaku di kampung" Tanya Ayu saat duduk di tepi pantai bersama Alex.
"Aku sudah mengabari Keluargamu bahwa kita baik baik saja" Jawab Alex.
Ayu terdiam, Tak berani merajuk lagi.
Berbulan-bulan Ayu tidak menghubungi keluarganya, Semua alat komunikasi tidak mereka bawa. Alex membeli Handphone baru dan mengganti Sim Card nya. Semua ini agar Tidak ada yg dapat melacak mereka.
"Besok kita ke Dokter kandungan, Aku ingin mengetahui jenis kelamin bayi kita " Ajak Alex.
"Apa tuan menginginkan bayi laki laki?" Tiba tiba Ayu bertanya.
"Laki laki atau perempuan bagiku tidak masalah, Aku menerimanya" Jawab Alex santai.
Ayu tersenyum mendengar Jawaban Alex.
.....
Malam menjelang, Ayu dan Alex makan malam di dalam kamar mereka.
Tok tok tok..
"Maaf tuan Alex, Ada seseorang yang mau bertemu anda" Pelayan memberitahu Alex.
"Siapa" Tanya Alex di dalam kamar.
"Dia enggan memberitahu Tuan, Sepertinya mengenal Anda" Jawab Pelayan.
Alex keluar dari kamar dan masih bingung siapa yang ingin menemuinya.
"Daddy.." Alex kaget Ayahnya menemukan persembunyiannya.
"Oh..Karena seorang Wanita kau menjadi Anak durhaka Alex?! Ucap Ayahnya Alex dengan muka marah.
"Dari mana Daddy tau Aku disini, Aku hanya berbulan madu..Jawab Alex bohong .
"Benarkah..!! Tapi kenapa kau menghilang tanpa kabar?! Tanya Ayah Alex ketus.
Belum sempat menjawab, Ayu datang.
Dengan tubuh kurus dan perut buncit, Berjalan perlahan mendekati Ayah dan Anak yang sedang berdebat.
Ayah Alex menatap Ayu, Memperhatikan wajah Ayu yang tanpa make up dan Perut buncit. Terpikir oleh Ayah Alex kenapa wanita ini bisa membuat Anaknya menolak perjodohan dan memilih Wanita yang sangat tidak menarik.
"Oh..Wanita ini yang menjadikan Anakku durhaka" Ucap Ayah Alex sinis.
"Stop Daddy, Jangan bawa bawa masalah perjodohan itu dengan Istriku" Ucap Alex Resah.
Ayu terdiam dengan Pikiran bingung, Perjodohan apa yang mereka bahas.
"Maaf Tuan, Saya Ayu Istri Alex. Maaf anda siapa..? Tanya Ayu.
"Oh..Bagus..Kau tidak mengenal mertuamu ini" jawab Ayah Alex dengan Ketus.
"Maaf Tuan, Saya baru tahu Anda Ayah mertuaku" Ayu menunduk.
"Aku tahu kau memberi tahu Bella kau sudah menikah, Bella bisa menerima penolakanmu. Tapi tidak dengan Ayahnya.Dia mencari mu untuk memberi pelajaran, Aku memang Mafia jahat tapi Aku tidak akan membiarkan Anakku disakiti. Maka nya Daddy mencarimu" Ucap Ayah Alex Panjang
"Benarkah Itu Daddy, Apa Daddy tidak marah kepadaku?" Tanya Alex.
" Awalnya marah dan ingin memukulmu, Tapi saat melihat Istrimu dengan perut buncit, Aku rasa Kau Punya Alasan kuat menolak Perjodohan Itu" Jawab Alex.
Ayu masih bingung, Siapa Bella dan Perjodohan yang sedang mereka bahas. Banyak pertanyaan di Pikirannya.
Tiba-tiba pandangan Ayu buram dan serasa tidak sanggup berdiri.
Ayu memegang Kursi untuk menahan Tubuhnya. Alex menyadari Ayu tidak dalam kondisi baik.
"Ada apa apa denganmu Ayu, Ayo istrahatlah" Alex membopong Tubuh Ayu dan mengantarnya ke kamar.
Alex menidurkan Ayu di ranjang. Ayu memejamkan matanya.
"Istirahatlah Ayu, Aku akan menemani Daddyku" Ucap Alex sambil mengusap perut buncit Ayu.
Ayu mengangguk.
Alex kembali ke Ruang Tamu di Resort nya.
"Apa istrimu baik baik saja?" Tanya Ayah Alex.
"Hemm..Dia baik, Dia tidak boleh stres Dad..Makanya Aku tidak pernah membahas Masalah ini dengannya" Jawab Alex..
"Kau Tau, Ayah Bella mempersulit usaha kita. Dia menghambat pekerjaan kita dengan bekerja sama dengan Oknum polisi menjaga perbatasan yang sering dilewati Kapal Laut kita. Dia tidak tahu bahwa Uang kita lebih banyak menyuap petugas petugas penjaga perbatasan" Ucap Ayah Alex panjang lebar.
"Aku tahu Dad..Anak buahku sering menghubungiku, Tapi aku ingin Istriku melahirkan disini dan menemaninya.Setelah itu Aku akan kembali negosiasi dengan ayah bella " Ucap Alex.
"Kapan Istrimu melahirkan?"
" Sekira 2 bulan lagi" Jawab Alex.
"Ah..Aku merasa Tua saat menjadi Kakek" Ayah Alex tertawa.
"Kapan Daddy kembali" Tanya Alex.
"Apa kau mengusirku" jawab Ayahnya
"Bukan begitu, Aku khawatir dengan Ibuku" Alex tersenyum.
"Ibumu masih marah kepadamu Alex, Tunggu sampai cucunya Lahir maka hati Ibumu pasti mencair melihat Cucunya" Jawab Ayah Alex.
"Baiklah istirahatlah Daddy, Aku akan menemui Istriku" ucap Alex pamit
Bersambung...