02

515 Kata
Roy Alexander Smith keluar dari dalam mobil mewah yang ia kendara dan baru saja berhenti di gedung miliknya yaitu S'Company. Ketika ia masuk banyak karyawan yang menyapanya tetapi dia hanya melewati mereka begitu saja dan ya dengan wajah datar tanpa ekspresi itu. Setelah sampai diruangannya Roy langsung menuju ke kursi kekuasaanya dan mendudukkan dirinya sambil memeriksa dokumen yang harus ia tanda tangani. Tidak beberapa lama seseorang mengetuk pintu kerjanya. Tok Tok Tok “Masuk.” Suara dingin itu yang mengintrupsi seseorang, yang baru saja mengetuk pintu agar masuk dan tidak berapa lama, seorang laki laki berparas tampan masuk dan langsung memberitahukan apa tujuannya mendatangi pria dingin yang menjadi bos nya tersebut. “Maaf tuan saya menganggu anda, saya hanya memberi tahukan tentang nona Inez beberapa bulan ini." “Silahkan langsung ke intinya saja." Kata Roy tanpa menatap lawan bicaranya tersebut dan masih membaca dokumen-dokumen yang ada di depannya. "Baik Tuan, keadaan nona saat ini baik-baik saja tetapi satu minggu yang lalu nona didatangi oleh seorang wanita, yang mengaku tunangan anda.” Ucapan terakhir yang di beritahukan oleh pria tersebut membuat Roy langsung teralihkan dari dokumen yang ada di hadapannya itu. "Bunuh wanita itu!, Jangan sampai dia bisa menyentuh seinci pun tubuh wanitaku.” Kata Roy dengan penuh emosi. "Baik tuan.” “Ah ya satu lagi, berikan gadisku beasiswa di universitas ternama disini.” “Tetapi Tuan nona belum lulus SHS, bahkan dia masih berumur 17 tahun.” “Aku tidak peduli, lakukan apa yang aku katakan, jika kau tidak sanggup aku akan mencari pengganti mu yang dapat aku andalkan.” Kata Roy sambil menatap tangan kanan nya tersebut. “Ba...baik tuan saya akan melaksanakannya.” Suara ketakutan tersebut terdengar di telinga Roy, ia sangat takut jika ia di pecat bahkan dikota ini sangat sulit mencari pekerjaan dengan gajih yang sangat tinggi. “Bagus, kau boleh keluar.” Tanpa aba- aba lagi pria itu langsung keluar dari ruangan yang sangat menyesakkan baginya tersebut. Di tempat lain Inez, wanita itu melamun tentang kejadian satu minggu yang lalu, dimana ia di datangi oleh seorang wanita yang tak ia kenal dan hal aneh lainnya wanita tersebut menuduhnya merebut tunangannya. Inez bahkan tidak mengenal pria yang wanita itu sebutkan tetapi ia baru ingat saat wanita itu memperlihat kan foto seorang lelaki yang berada di majalah terkenal itu kepada nya. Dan lelaki itu adalah lelaki yang Inez tolong tahun lalu, ia hanya menolong apa salahnya gosip mana yang menyebut ia pelakor, dan seberapa terkenalnya pria itu sampai harus masuk ke majalah terkenal. “Hey Inez.” Panggil seorang wanita sambil menepuk bahu inez sampai membuat wanita itu terkejut. “Kau membuat ku terkejut saja Angel.” Kata Inez “Aku bahkan sudah memanggilmu beberapa kali tapi kau tidak menyahut." “Ah, maaf kan aku Angel.” Kata Inez penuh sesal, karena tidak mendengar jika Angel ada memanggilnya. “Iya, kau sedang memikirkan apa?.” Tanya Angel sambil menatap Inez “Aku hanya sedang merindukan adikku saja.” Kata Inez dengan nada sedih, ia terpaksa berbohong tetapi ia juga tidak bohong kalau ia sedang merindukan adiknya itu. “Oh maafkan aku inez kalau aku bertanya seperti tadi.” Kata Angel menyesal karena sudah membuat Inez teringat lagi tentang adiknya. “Tidak apa apa Angel, ayo kita lanjut bekerja lagi.” “Baiklah ayo.” Kata Angel dengan langsung berdiri dari duduknya dan mereka kembali untuk melayani pelanggan di Restoran tersebut.    ***** JANGAN LUPA LOVE NYA READERS TERCINTA.... SAMPAI JUMPA DI NEXT CHAPTERS
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN