Chapter 77

423 Kata

Rasakan cintanya dari cemburunya. *** Di mobil hanya ada Mahesa dan Sasikirana. Keduanya baru saja menurunkan Kamania dan Raffael di rumahnya, pun sebelumnya si kembar atas permintaan Orlando juga sudah diantar ke rumahnya. Sasi memandangi lalu lintas dengan senyum. Ia bahagia atas perubahan sikap Elard. Walaupun masih ada tabir misteri, tetapi Sasi belum ingin merusaknya. Masih banyak waktu untuk Sasi menanyakannya kelak. "Felix itu siapa, Sas?" tanya Mahesa memecah kesunyian. Sasi mengembuskan napas pelan. Ini seperti mengusir beban dalam diri. Bukan Sasi membenci atau pun tidak menyukai Felix. Ini lebih karena Sasi tak suka menambah perkara. Hubungannya dengan Elard saja sudah menguras emosi, tidak mau Sasi membuat hidupnya makin rumit dengan adanya Felix. "Teman sekolah. Dulu sek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN