Chapter 52

1014 Kata

Jalan hidup seseorang, tidak akan terjalin sendirian. Selalu ada yang lain. Terikat, mengikat, dan menjadi masa lalu, (mungkin) juga masa depan. *** Di pinggir kolam renang, Susan sedang asyik berjemur di kursi landai. Matanya terpejam, dilindungi kacamata hitam yang besar. Walau dikatakan berjemur, tapi Susan terlindungi payung, hingga matahari tak bisa menyengat Susan. Seorang pelayan tergesa-gesa menghampiri Susan. "Nyonya..., ada tamu," lapor pelayannya. "Siapa?" "Laki-laki, Nya. Namanya Jarot." "Cepat! Cepat suruh dia masuk!" ujar Susan semangat. Sedari tadi dirinya memang menunggu kedatangan Jarot. "Sudah, Nya." "Masuk ke sini, bodoh," sergah Susan dengan kesal karena itu membuatnya lambat bertemu Jarot. "Eh..., iya, Nya. Baik, permisi." Pelayan tadi kembali berlari kecil da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN