Seusai membayar semua biaya administrasi rumah sakit Laura, Virgo memutuskan untuk menjernihkan pikirannya sejenak. Menikahi Laura tidak pernah ada dalam salah satu harapan hidupnya. Kini wanita itu tengah mengandung darah dagingnya, Virgo bagai berada di antara maut yang tak terelakkan. Sebuah kertas laporan medis menyatakan bila benar bahwa janin tersebut adalah darah dagingnya. Berdasarkan hasil inseminasi buatan yang Laura lakukan diam diam di Singapura, telah menghasilkan janin tak berdosa. "Seharusnya kamu tak melakukan ini Laura? alasanmu sungguh tak bisa di terima. Seandainya aku tak menikah seumur hidupku, aku tak akan melakukan hal gila seperti ini." Monolog Virgo frustasi. Di tempat lain, setelah berkeliling di beberapa toko perhiasan, Wijayanto berhenti sejenak menatap sebua

