Bab 22

1201 Kata

"Duduk sini, kaya orang lagi musuhan saja." Ujar Virgo terkekeh geli. Ramora begitu menjaga jarak dengannya itu membuat sudut hati Virgo merasa sedih. Dengan sedikit terpaksa Ramora bergeser, namun masih memberikan sedikit ruang di antara mereka. "Sudah om, kalo om mau bicara gak perlu dekat dekat juga kan?" protes Ramora terlihat waspada. Virgo menggeleng samar melihat tingkah istri kecilnya yang menggemaskan. Setelah menarik nafas dalam-dalam, Virgo menatap sejenak ke arah Ramora yang saat ini lebih fokus menatap telivisi yang sedang dalam keadaan tak menyala. "Aku di sampingmu Ra," protes Virgo memelas. Dengan malas gadis itu berbalik menghadap ke arah suaminya. "Gini sudah? ada apa sih om? ribet amat, cuma mau ngomong juga." Dumel Ramora mulai kesal. "Aku cuma mau bertanya dan k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN