Bab 16 intermezo (Gelombang Pasang Pernikahan bab 11)

1394 Kata

Dua orang pria tengah duduk berhadapan dengan meja sebagai pembatasnya. Sama-sama memiliki aura kepemimpinan yang menunjukkan kewibawaan yang tak terelakkan, kedua pria tersebut memiliki sifat kaku yang sama pula. "Apakah anda sudah melakukan apa yang nona muda inginkan, tuan Dirga?" Akhirnya Niko membuka suara terlebih dahulu setelah menikmati keheningan cukup lama. "Seperti instruksi anda, semua berjalan lancar tanpa kendala. Kini kendali perusahaan kecil itu berada dalam genggaman tanganku." Dirga tersenyum miring, kerja samanya dengan Adam adalah hasil konspirasinya dengan Niko. Hutang nyawa membuat Dirga mau tak mau mengikuti alur konspirasi tersebut. "Bagus. Jadi sekarang pertemuan kita cukup sampai di sini, dan pertemuan sebelumnya, itu tidak pernah terjadi. Aku permisi, terimaka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN