BAB 49

1849 Kata

Hari ini sudah seminggu berlalu semenjak Jingga keluar dari rumah sakit. Kondisi kakinya sudah lebih baik tapi suaminya yang lebay itu memintanya untuk tetap memakai kursi roda. Sebenarnya Jingga bosan harus duduk terus tanpa mengerjakan apapun. Karena itu dia meminta tolong bi Wati untuk menemaninya duduk di taman komplek dekat rumah dengan kursi rodanya. Suasana taman lumayan ramai karena hari sudah sore. Banyaknya rerimbunan pohon membuat udara terasa sejuk. “Enak, ya, Bi suasana di sini,” celoteh Jingga mengajak ngobrol sang ART. “Iya, Non apalagi ini udah sore, udaranya sejuk,” sahut bi Wati. “Aku mau duduk di bangku aja, Bi.” “Iya, Non, mari Bibi bantu,” seru bi Wati sambil memapah Jingga menuju kursi taman. Jingga menghela nafas panjang. Sudah lama kehidupan tenangnya tidak di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN