BAB 27

1399 Kata

Rey menyapu berkas yang ada di meja hingga berhamburan di lantai. Rahang tegasnya mengetat. Matanya memerah menahan amarah yang memuncak. Beberapa menit lalu dia menerima pesan gambar dan video dari nomor tak dikenal menampilkan momen bahagia Bara dan sang istri yang terlihat tertawa lepas bersama dalam pertemuan diam-diam mereka di butik. Tok tok tok Suara ketukan membuatnya mengalihkan perhatian. “Masuk!” “Pak, saya cuma mau mengingatkan kalau Bapak ada meeting tiga puluh menit lagi dengan para pemegang saham.” “Suruh pak Widi mewakili saya!” “Tapi, Pak ....” “Ada Bara juga kan?” potong Rey cepat. “I- iya, Pak.” Rey mengibaskan tangannya mengusir Seira yang lagi-lagi kena imbas kemarahan sang Bos. “Marah-marah mulu kerjaannya. Sial banget aku punya Bos seenaknya gitu, ckk.”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN