Meidinda Rajingga Hapsari Mobil kami baru saja berhenti di parkiran fakultas. Masih pagi. Masih satu jam lagi sebelum perkuliahan dimulai. Sebenarnya hari ini cukup mendebarkan. Pertama kali kami tampil di civitas akademika kampus sebagai pasangan suami istri. Untungnya semester ini pak Ardy sudah mulai beraktivitas normal setelah kembali dari pengobatan penyakitnya di Jerman. Jadi pak Alan tak perlu menjadi dosen pengajar pengganti dan mengajarku langsung. Pembimbingan penelitianku juga sudah kembali dalam wewenang pak Ardy. Sedikit melegakan. Aku nggak mau dicap sebagai kaum oportunis yang mengambil kesempatan dalam kesempitan. Aku mau apa yang kuraih adalah hasil kerja kerasku dengan jalur yang normal dan wajar. " Kalau ada apa-apa, WA atau SMS mas ya, Ga. Kalau kamu mau pulang dul

