Meidinda Rajingga Sudah tiga malam aku menginap di kampung Marco. Marco dan Deny sudah kembali ke tempat tugas. Aku baru merapikan kamar Siska dan menuju dapur untuk membantu oma Ana. " Jingga, kita harus pulang," itu kalimat tegas yang diucapkan Ayik tatkala menghampiri aku dan Wiwid yang sudah terlebih dahulu sampai dapur. " Betul Ga, sebaiknya ko pulang sekarang." " Memangnya kenapa, Ndra? " " Ayah masuk rumah sakit. Tadi mas Edwin meneleponku, " jawab Ari. " Aku tahu dari Mitha. Ayahmu di ICU." Kakiku lemas rasanya. Wiwid memegangiku. Shinta sudah membawakanku teh hangat. Ada singkong rebus dan pisang goreng dalam piring yang dijulurkan padaku. " AYO makan dulu walau sedikit. Kamu butuh energi yang banyak," timpal Rosa. Oma Ana sudah kembali bersama nasi, sambal dan

