“Bicara apa saja sama Denis?” Renata mengangkat pandangannya pada sumber suara dan menemukan sosok Riko menempati kursi yang sebelumnya diduduki Denis. “Udah selesai?” Tanya Renata sembari menoleh ke meja yang sebelumnya ditempati Riko bersama rekan kerjanya dimana di sana masih terdapat rekan kerja Riko tengah menyantap makanan yang baru saja datang. “Belum, rekan kerja aku belum makan siang jadi break dulu. Bicara apa saja sama Denis? Jangan mengalihkan pembicaraan.” Renata berdecak. “Rahasia dong. Bukan urusan kamu.” “Hm,” Riko memainkan ponselnya, tidak lagi menatap Renata yang kini mulai kesal karena diabaikan Riko. Sontak saja Renata merampas ponsel Riko membuat sang empu menatapnya tajam. “Balikin,” ujar Riko dengan suara lembut, berbeda dengan raut wajahnya yang tidak memperl

