Selama Renata dirawat di rumah sakit, Riko mencoba membangun hubungan baik dengan Renata. Menghancurkan kebekuan dalam hubungan mereka yang tak sehat. Mungkin lebih tepatnya, Riko menuntut jawaban dari Renata karena tidak ada waktu lagi. Hari ini Renata sudah diperbolehkan pulang dan Renata belum memberi jawaban padanya. "Renata." Riko berdiri di ambang pintu kamar rawat Renata yang tengah menggendong putrinya. Semua barang sudah dikemasi, hanya tinggal menunggu sopir datang menjemput. Ketika Renata menoleh dan berdeham sebagai respon, Riko terus menyorot Renata dengan segala pemikiran yang begitu berat. "Apa jawabanmu?" Tanya Riko langsung tanpa basa-basi. Renata sontak melengos dan meraih tas berukuran sedang yang berisi pakaian kotornya dan perlengkapan putrinya. "Sebaiknya kita tu

