Jadi Kamu Memilihku

1604 Kata

Tidak ada jawaban. Bahkan, dalam ponsel tersebut terucap, bila nomor telepon yang sedang ia hubungi ini tidaklah aktif. Clark tergolek pasrah. Tubuhnya yang belum sepenuhnya pulih itupun terasa lemas. Ia tidak berdaya dan ia, belum bisa melakukan apa-apa dengan kondisi tubuhnya yang seperti ini. "Ini, handphone-nya. Tolong antarkan saya ke kamar," pinta Clark seraya mengulurkan ponsel dari genggaman tangannya. "Baik, Tuan." Ponsel diambil kembali dan Clark dipapah ke lantai atas, oleh dua penjaga ke dalam kamarnya. Ia didudukkan di atas ranjang dan diselimuti juga. "Apa ada yang bisa kami bantu lagi, Tuan?" tanya salah satu penjaga tersebut. "Tidak terima kasih. Kalian boleh keluar sekarang." "Baiklah. Kami permisi dulu," ucap penjaga itu yang kini keluar paling belakang dan menutup

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN